/home/smkn62jkt/public_html/e-perpus.smkn62jkt.sch.id/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:615 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Dian Nitami%" ]
Ini bukan tentang mereka yang menikmati hidup dari pelantaran surga. Bukan tentang mereka yang tak mati meski kesedihan menikam dalam sepi. Karena mereka dikelilingi titik-titik bahagia yang setiap hari bisa disantap. Namun, ini tentang kami yang setiap harinya harus mati terkurung dalam sunyi,dan setiap harinya harus menumbuhkan kebahagiaan baru hanya untuk membuat lengkungan senyum diwajah-wa…
Setelah hari-hari yang sedih berlalu Bulan-bulan pahit memulihkan diriku. Aku menyadari satu hal yang bukan untukku, sekeras apa pun kupaksakan, tetap saja tak akan menjadi milikku. Yang kuperjuangkan sekuat usahaku, jika kau tak memperjuangkanmu sepenuh hatimu,tetap saja kita berlalu
Sebab akhirnya aku yang harus membuatmu patah hati
Aku pernah belajar merelakanmu berkali-kali. Melepasmu pergi dengan cinta yang lain. Membiarkan kesempatan memilikimu hilang untukku. Sebab, kamu berhak bahagia meski sesungguhnya aku tidak bahagia dengan keputusan itu. Ketidak-beranianku mengikatmu memberi ruang bagi orang asing yang mendekatimu.
Ada banyak hal yang tak pernah kuceritakan kepadamu. Perihal betapa sakitnya masa lalu yang pernah singgah di dada. Bukan, karena apa-apa,bagiku, menceritakan masa lalu hanyalah akan membuatmu merasa aku masih berharap padanya. Kali ini aku hanya ingin meyakinkan kamu lagi, bahwa cinta kita memang tak pernah salah.
Hujan pernah merebut seseorang dariku.Ia merampas kebahagiaan yang tumbuh di dadaku.Ia memaksa aku menjadi sendiri